Skip to main content
Talkshow Literasi Keuangan: Perempuan Berdaya di Era Digital oleh OJK, FEB UB, PIISEI
06
May 2026
Talkshow Literasi Keuangan: Perempuan Berdaya di Era Digital oleh OJK, FEB UB, PIISEI

Talkshow Literasi Keuangan: Perempuan Berdaya di Era Digital oleh OJK, FEB UB, PIISEI

06 May 2026 13:06
13:06 WIB
Selesai

Tentang Event

Malang – Talkshow bertajuk “Literasi Keuangan: Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital; Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman” sukses diselenggarakan pada Rabu, 6 Mei 2026, bertempat di Aula Gedung F Lantai 7 FEB UB. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta PIISEI Cabang Malang. Acara ini menghadirkan keynote speaker yang luar biasa, Bapak Farid Faletehan Kepala OJK Malang, yang menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan ekonomi digital yang semakin kompleks. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, beliau mengajak peserta untuk lebih cerdas, kritis, dan waspada dalam bertransaksi serta berinvestasi. Salah satu sesi yang paling menarik adalah dialog interaktif bersama Ibu Nathalya Wani Sabu narasumber yang merupakan Senior Advisor di PT Bank Central Asia Tbk, sekaligus Ketua Komite Cyber Security PERBANAS dan Sekretaris ICCA. Dengan pengalaman panjang di sektor keuangan dan keamanan digital, beliau menyampaikan wawasan strategis terkait keamanan transaksi digital, mitigasi risiko kejahatan siber, serta pentingnya perlindungan data pribadi. Penyampaian yang ringan, komunikatif, dan sesekali diselingi humor segar berhasil menciptakan suasana dialog yang hidup dan penuh gelak tawa dari para peserta. Antusiasme peserta terlihat dari beragam latar belakang komunitas yang hadir, antara lain GOW, IWAPI Kota Malang yang dihadiri langsung oleh Ketua DPC Kota Malang, Ibu Arin Suprastiwi, serta Wakil Ketua Umum 1, Ibu Anies Purnamasari. Selain itu, turut hadir perwakilan dari organisasi Aisyiyah serta pelaku UMKM dari berbagai sektor. Partisipasi UMKM juga cukup aktif, khususnya yang tergabung dalam media bazaar digital bizhouse.id, seperti Rasmi Workshop (jasa iklan dan pelatihan digital marketing), Madu Al Baiq, Laraza Dimsum, Annie Cookies, dan Kechally Mukena. Dalam sesi diskusi, para pelaku usaha ini mengajukan pertanyaan kritis terkait strategi pengembangan usaha menuju ekspor berkelanjutan kepada narasumber Febby Antique, yang memberikan insight praktis dan inspiratif berbasis pengalaman nyata. Kemeriahan acara semakin terasa dengan berbagai hadiah menarik yang dibagikan kepada peserta aktif, seperti kartu Flazz dari BCA, perangkat kecantikan dari MS Glow, serta cinderamata eksklusif dari Antique Butik, disertai berbagai doorprize lainnya. Salah satu peserta, Eris Dianawati, founder bazaar digital bizhouse.id sekaligus dosen Program Studi Manajemen FEB UNISMA Malang, menyampaikan pandangannya: “Program literasi keuangan dari OJK ini memiliki nilai strategis yang sangat kuat dalam membangun kapasitas perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan pelaku usaha. Literasi bukan hanya soal memahami keuangan, tetapi juga tentang membentuk pola pikir yang adaptif, bijak dalam mengambil keputusan, serta berorientasi jangka panjang di tengah dinamika ekonomi digital.” Lebih lanjut, ia juga menyoroti materi dari narasumber pertama: “Pemaparan mengenai keamanan transaksi digital dan cyber risk memberikan perspektif baru yang sangat relevan. Di era saat ini, kemampuan mengelola risiko digital menjadi bagian tak terpisahkan dari kompetensi kewirausahaan modern. Materi ini tidak hanya membuka wawasan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku yang lebih waspada dan profesional.” Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membangun jejaring dan kolaborasi lintas komunitas. Penyelenggaraan yang rapi dan interaktif menjadi bukti komitmen panitia dalam menghadirkan program yang berdampak. Sebagai penutup, kegiatan ini menegaskan bahwa PIISEI (Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) sebagai organisasi sosial memiliki peran strategis sebagai wadah pemberdayaan perempuan berbasis ilmu ekonomi. Melalui kegiatan seperti ini, PIISEI mampu menjadi jembatan antara literasi, praktik, dan kolaborasi, guna mendorong perempuan Indonesia menjadi lebih mandiri, cerdas finansial, dan siap menghadapi tantangan global. @erzada