Skip to main content
Perempuan Ojol Kota Malang Didorong Menjadi Tangguh, Produktif, dan Berdaya di Era Digital melalui Program GASPOL
13
May 2026
Perempuan Ojol Kota Malang Didorong Menjadi Tangguh, Produktif, dan Berdaya di Era Digital melalui Program GASPOL

Perempuan Ojol Kota Malang Didorong Menjadi Tangguh, Produktif, dan Berdaya di Era Digital melalui Program GASPOL

13 May 2026 08:52
08:52 WIB
Selesai

Tentang Event

Perempuan Ojol Kota Malang Didorong Menjadi Tangguh, Produktif, dan Berdaya di Era Digital melalui Program GASPOL Malang — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Malang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan bagi Ojek Online Perempuan (OJOL) Kota Malang, pada Rabu, 13 Mei 2026 di Aula Sulfat, Kota Malang. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta dari komunitas perempuan pengemudi ojek online yang tergabung dalam program GASPOL. GASPOL merupakan akronim dari Gerakan Sayang Perempuan Ojek Online Tangguh, sebuah program binaan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Malang yang berfokus pada pemberdayaan emak-emak driver ojek online agar semakin mandiri, produktif, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan era digital. Acara dibuka dengan suasana religius melalui istighosah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah dari Fatayat NU yang memberikan motivasi spiritual bagi seluruh peserta. Kegiatan kemudian diteruskan dengan Open Speech dari komunitas relawan Gaspol Tangguh Malang Raya yang fokus pada pemberdayaan usaha perempuan ojol dan dikoordinatori oleh Elok Yudha Lestari. Kegiatan dipandu sekaligus dibuka oleh Ibu Dra. Werayanti, M.Si yang memberikan semangat kepada para peserta agar terus meningkatkan kapasitas diri serta memperkuat solidaritas antarperempuan pekerja sektor informal. Dalam kesempatan tersebut, IWAPI Kota Malang diwakili oleh WKU I, Ibu Anies Purnamasari, SE. Beliau menyampaikan perjalanan dan berbagai program pendampingan GASPOL yang selama ini dijalankan di kantor kesekretariatan IWAPI Kota Malang di Jalan Jambu No. 10. Program tersebut tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga pelatihan usaha, penguatan mental kewirausahaan, hingga pendampingan ekonomi keluarga bagi perempuan ojol. Narasumber pertama, Eris Dianawati, anggota IWAPI DPC Kota Malang, Founder Bizhouse.id, pemerhati UMKM sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB UNISMA), menyampaikan materi bertema “Perempuan Tangguh, Produktif, dan Berdaya di Era Digital.” Dalam paparannya, Eris menekankan pentingnya perempuan memiliki kemampuan adaptasi digital, keberanian membangun usaha mandiri, serta kemampuan manajemen strategi dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. “Perempuan ojol tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga agen perubahan ekonomi keluarga. Dengan literasi digital dan jejaring komunitas yang kuat, perempuan dapat naik kelas menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya,” ungkapnya. Selain memberikan motivasi kewirausahaan, Eris Dianawati juga memberikan pelatihan penggunaan platform berbasis web kepada seluruh peserta melalui pengenalan dan praktik pemanfaatan platform UMKM digital bizhouse.id. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi tersebut, aktif mencermati materi, berdialog, serta berdiskusi mengenai manfaat dan keberlanjutan platform digital dalam mendukung promosi dan pengembangan usaha UMKM perempuan berbasis komunitas. Sementara itu, narasumber kedua, Ketua WCC Malang, Sri Wahyuningsih, SH., M.Pd, memberikan penguatan terkait perlindungan perempuan, pendampingan sosial, serta pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan suportif bagi perempuan. Melalui kegiatan ini, P3AP2KB Kota Malang bersama IWAPI Kota Malang berharap program GASPOL dapat terus menjadi ruang pemberdayaan perempuan ojol agar semakin percaya diri, memiliki kemandirian ekonomi, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan keluarga dan masyarakat Kota Malang. #erzada